Cara Ternak dan Memelihara Kambing yang Mudah dan Menguntungkan

Inilah Cara Ternak dan Memelihara Kambing yang Mudah dan Menguntungkan
pemberdayaanmasyarakat.com pemberdayaanmasyarakat.com
Dengan penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya, permintaan daging di Indonesia sangat banyak. Namun permintaan yang banyak tersebut tidak diimbangi dengan produksi yang memadai. Sehingga negeri kita ini masih mengandalkan impor daging. Memang peternakan di Indonesia ini semakin bertambah banyak, namun masih dalam skala kecil. Jika ditotal, produksi daging dalam negeri hanya mencapai sekitar 400.000 ton/tahun. Sehingga masih terbuka peluang bagi siapapun yang ingin berbisnis daging, khususnya daging kambing.

Mengenal Jenis Kambing Potong

Banyak sekali jenis kambing yang tersebar di seluruh dunia ini. Di Indonesia sendiri mencapai puluhan jenis kambing yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Namun yang paling umum dikembangkan yaitu ternak kambing kacang dan ternak kambing peranakan etawa.

Kambing Kacang

forumtaniternakkambingklu.blogspot.com
forumtaniternakkambingklu.blogspot.com
Kambing kacang merupakan ras unggulan yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Ciri dari kambing kacang yaitu badan yang relatif pendek dan kecil. Memiliki telinga yang tegak namun pendek, bertanduk yang jantan maupun betina, lehernya pendek dan bagian punggung meninggi. Warna bulu kambing kacang bervariasi, warna tunggal hitam, merah, coklat atau ada pula yang belang hitam dan putih.

Kambing Peranakan Etawa

egoodmilksusukambing.blogspot.com
egoodmilksusukambing.blogspot.com
Pada dasarnya kambing peranakan etawa yaitu penghasil susu. Namun dapat pula digunakan sebagai penghasil daging, terlebih kambing yang sudah melewati masa subur. Ciri-ciri kambing peranakan etawa yaitu telinga menggantung dan agak kaku, panjangnya 15-30 cm. Warna bulu bervariasi antara coklat dan hitam, bulunya tebal dan agak panjang di pundak dan di bawah leher untuk yang jantan. Untuk kambing betina bulu bagian bawah ekornya yang agak panjang.

Pemilihan Bibit

Sama seperti berternak yang lainnya, pemilihan bibit sangat penting. karena akan menentukan hasil yang akan kita dapatkan. Untuk penggemukan sebaiknya memilih bibit kambing sebagai berikut:
Pilihlah kambing yang berumur 8-12 bulan
Badan berukuran normal, bulu bersih dan mengkilap, garis pinggang dan punggung lurus.
Sehat, tidak ada cacat, dan tidak buta
Mata tajam, hidung dan anus bersih

Pelaksanaan Pemeliharaan Kambing

inspirasibangsa.com
inspirasibangsa.com

Kandang Kambing

Kandang kambing pada umumnya dibuat berbentuk panggung alias mempunyai kolong. Kolong kandang kambing berfungsi sebagai tampungan kotoran kambing. Dan juga ini menghindarkan kontak langsung kambing dengan tanah yang becek yang bisa saja menyebabkan penyakit. Lantai kandang ditinggikan skitar 0,5-2 meter. Tempat menyimpan pakan bisa ditempel di dinding dan letaknya agak tinggi atau minimal sebahu kambing. Karena kambing biasa memakan daun-daun perdu.

Ukuran Kandang

Membuat kandang kambing, ukurannya harus disesuaikan dengan jumlah dan umur kambing. Secara lengkap ukuran kandang kambing sebagai berikut:
  • Anak kambing: 1 x 1,2 m per 2 ekor (anak kambing yang sudah disapih.
  • Jantan dewasa: 1,2 x 1,2 m per ekor.
  • Betina dewasa: 1 x 1,2 m per ekor.
  • Induk dan anak kambing 1,5 x 1,5 m (cukup untuk induk + 2 anak kambing)
Di bawah kandang, dasarnya digali sedalam 20 cm bagian pinggirnya dan di bagian tengahnya digali sedalam 30-50 cm. Dan buatkan pula saluran untuk kotoran yang menuju ke penampungan kotoran. Sehingga kotoran kambing dapat dimanfaatkan untuk yang lain, misal pupuk kandang atau biogas.

Pakan

www.analisausaha.net
www.analisausaha.net
Pakan utama kambing yaitu tumbuhan hijau seperti rumput, daun-daunan hijau, dan legum (daun lemtoro, turi dan lain-lain). Untuk legume dan daun-daunan hijau sebaiknya dijemur terlebih dahulu di bawah terik matahari sekitar 2-3 jam. Ini dimaksudkan agar racun yang ada di daun dapat hilang.
Untuk pakan tambahannya, berikanlah pakan padat atau yang biasa disebut konsentrat. Yang umum digunakan yaitu ampas tahu, bekatul dan ketela pohon (dicacah terlebih dahulu). Setiap ekornya kira-kira membutuhkan 3 kg konsentrat per hari dengan komposisi 40% ampas tahu, 40% bekatul dan 20% ketela pohon.
Pemberian konsentrat sebaiknya tidak bersamaan dengan pakan tumbuhan hijau. Karena adanya perbedaan kandungan nutrisi dan daya cerna. Pemberian pakan sehari dua kali, yaitu pagi sekitar pukul 08.00 dan sore pukul 15.00. Berikanlah pakan utama yaitu tumbuhan hijau. Kemudian ketika kambing sudah banyak mengkonsumsi tumbuhan hijau dan terlihat belum kenyang, maka berikanlah konsentrat.

Reproduksi Kambing

jankaragro.blogspot.com
jankaragro.blogspot.com
Apabila kita dapat mengelolanya dengan baik, maka kambing dapat melahirkan setiap 7 bulan sekali. Setelah satu bulan melahirkan, maka kambing dapat dikawinkan kembali. Anak kambing disapih pada usia 3-4 bulan. Kambing sudah dikatakan dewasa ketika mencapai usia 8-10 bulan. Siklus birahi kambing terjadi selama 17-21 hari. Lama birahi kambing yaitu 24-40 jam. Jadi ketika kambing mulai birahi, maka segera dikawinkan, paling telat esok harinya. Masa kehamilan kambing sekitar 5 bulan.

Membuat Pakan (Fermentasi) Kambing,Sapi,Bebek,kelinci Menggunakan jerami

FUNGSI RAGI TAPE JERAMI :

1. UNTUK PENGGEMUKAN

Ragi Tape Jerami berfungsi sebagai formula penggemukkan ternak dengan memberikannya langsung kepada ternak dengan dosis 1 sendok makan dicampurkan kedalam 200 liter air minum dan diberikan setiap hari, Insya Allah bobot ternak ( sapi, kambing, domba, kerbau dll ) akan naik dengan cepat.

2. Sebagai mediator Fermentasi Pakan

Fermentasi dengan  Ragi Tape Jerami akan meningkatkan  nilai gizi

Protein akan terpecah menjadi bentuk yang siap serap tanpa banyak yang terbuang. Nafsu makan bebek menjadi berlipat-lipat. Sistem imunitas bebek akan terbangun lebih baik.

Ini semua bisa terjadi karena Ragi Tape Jerami mengandung:

1). Bakteri Acetobacter yang mampu menghasilkan senyawa selulosa dengan derajat kemurnian yang tinggi.
2). Jamur Rhizopus yang memproduksi enzim phytase yang mencerna phytates, sehingga meningkatkan penyerapan mineral seperti zinc, besi, dan kalsium. Proses fermentasi juga mengurangi oligosakarida yang membuat pakan susah dicerna.
Tekstur yang dimiliki pakan lebih lunak  karena enzim yang dihasilkan jamur rhizopus selama proses fermentasi meninbulkan perubahan pada protein, lemak, dan karbohidrat. Enzim yang dihasilkan jamur ini antara lain lipase,protease dan amilase yang dalam organ pencernaan unggas berfungsi mencernakan lemak, protein dan pati.
Jamur Rhizopus memproduksi zat antibiotika alami untuk melawan sejumlah organisme merugikan.

3). Aspergillus niger yang sejenis jamur yang bersifat fakultatif, dapat berkembang dalam kondisi aerob maupun anaerob. Oleh karena itu, penggunaan mikroba ini untuk fermentasi akan lebih praktis, karena proses fermentasi tidak mesti tertutup rapat. Jamur ini menghasilkan asam sitrat. Asam sitrat merupakan asam organik lemah yang merupakan senyawa untuk bahan pengawet yang baik dan alami.
Teknik fermentasi ini mendapat dukungan dari hasil penelitian yang dilakukan Litbang Deptan Jawa Barat.

Cara Membuat Pakan Ternak:
1. Cari tempat yang  teduh (tidak terkena panas dan hujan). Tumpuk Jerami padi setebal 20 cm, padatkan dengan cara diinjak-injak.
2. Campur Ragi Tape Jerami dengan air secukupnya, siramkan ke seluruh permukaan jerami agar merata (jika jerami sudah basah, airnya jangan terlalu banyak). Tumpuk lagi dengan jerami setinggi 20 cm, padatkan.
3. Ulangi langkah tersebut diatas sehingga jerami habis.
4.Tutup dengan plastik dan diberi ventilasi, agar oxigen dapat masuk   kemudian biarkan selama 5 -7 hari.
5. Pada hari ke-7 periksa aroma (bau) yang timbul pada tumpukan jerami. Jika aroma Jerami sudah berubah beraroma harum (karamel atau tape) dan serat-serat jerami sudah lunak (periksa dengan cara dipegang atau diremas-remas), serta tumpukan dalam jerami sudah mengeluarkan jamur berwarna putih dan kuning, maka proses pembuatan Tape jerami sudah selesai. Jika belum, proses dapat dilanjutkan ampai maksimum 10 hari.

500 gram ( botol Ragi Tape Jerami) Airnya sekitar 300 - 400 liter


Anjuran:
1. Cara memberi makan. Ambil Tape Jerami secukupnya (1 ekor sapi cukup 10kg/hari), angin-anginkan dahulu sekitar 5 menit, baru berikan kepada sapi. Sebaiknya pemberian dibagi dua atau tiga kali dalam sehari, yakni; pagi, setelah diberi konsentrat, siang hari dan malam hari.

2. Setiap sapi pasti mau makan Tape Jerami. Jika sapi tidak mau, maka harus dilaatih dulu. Caranya; puasakan sapi sepanjang pagi-siang (hanya diberi minum dan konsentrat secukupnya saja) Berikan Tape Jerami pada malam harinya, Insya Allah sapi segera mau makan Tape Jerami.

3. Tape Jerami dapat disimpan sampai satu tahun. Caranya; setelah jadi, bongkar dan anginkan sampai kering, lalu diikat kembali atau bila perlu dipres agar lebih padat dan mudah diatur.

4. Untuk kebutuhan hijauan pada sapi potong (pengemukan), pemberian Tape Jerami sudah cukup! tanpa perlu ditambah rumput atau hijauan lain. Untuk 12 ekor sapi maka harus disediakan 120 kg. Tape Jerami/hari atau 3.600 kg (2 truk) per bulan. Cukup untuk membuat sebulan sekali saja. Dengan demikian tidak perlu mencari rumput setiap hari dan waktu luang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih produktif (berbisnis, berdagang dlsb).

5. Ternak sapi tetap memerlukan pakan tambahan untuk mencukupi kebutuhan sesuai dengan tujuan pemeliharaan. Sediakan konsentrat*) minimum 2,5% dari bobot badan.

Kandungan Ragi Tape Jerami:Nutrient activator, growth promotor, protein, calori, vitamin dan Mineral, serta probotik microbes: Acetobacter, Aspergilus niger, rhizopus sp, proteolitik, amilolitik, selulolitik, lipolitik, dalam kondisi dorman.

Ragi tape jerami, meningkatkan kualitas pakan, menambah nilai gizi, mudah dicerna. Pakan ternak yang praktis, mudah dibuat dan harganya murah.