Memulai Beternak Kambing Etawa

Beternak kambing etawa sebenarnya sama saja dengan beternak kambing biasa. Bedanya terletak pada harga yang dipelihara. Memang harga kambing etawa lebih mahal dibandingkan harga kambing biasa (kambing kacang). Karena harga yang lebih mahal ini jugalah membuat pemula menjadi begitu bersemangat atau malah ragu “apakah beternak etawa menguntungkan?”
  Ada satu pertanyaan penting sebelum seseorang mulai usaha peternakan etawa, Apakah tujuan anda beternak etawa? Untuk pedaging, susu atau kontes?. Kambing etawa memiliki tiga keuntungan yakni sebagai penghasil daging, susu dan sebagai hewan kontes. Dengan menjawab pertanyaan diatas akan menentukan pemilihan jenis kambing etawa, teknik beternak dan segmen pasar dari kambing itu sendiri.
  Jika tujuan beternak anda untuk pedaging dan susu maka disini yang anda utamakan adalah kuantitas. Kuantitas yang dimaksud bisa berarti kuantitas kambing atau kuantitas volume susu yang dihasilkan. Karena kuantitas yang diutamakan maka semakin banyak kambing yang dipelihara maka akan semakin banyak juga daging dan susu yang dihasilkan.

Pada umumnya peternak yang mengembangkan kambing etawa sebagai pedaging juga menghasilkan susu kambing. Namun hal ini tidak selalu demikian tergantung faktor geografis dan pasar yang ada. Faktor geografis disini adalah dimana letak peternakan itu berada. Kambing etawa dapat menghasilkan susu secara maksimal di daerah yang dingin atau pegunungan. Daerah pegunungan umumnya juga menyediakan bahan pakan hijauan yang dapat membuat produksi susu kambing semakin besar. Hijauan seperti Kaliandra dan Sengon sangat membantu mendorong pertumbuhan dan produksi susu seekor kambing. Jika di daerah sekitar peternakan ada penadah/distributor atau konsumen susu kambing maka anda dapat menjual hasil susu kambing peternakan anda.
Pertanyaannya jika harga kambing etawa mahal bagaimana seorang dengan modal pas-pas-an akan memulai usaha peternakan kambing etawa? Bagaimana mungkin menghasilkan kuantitas yang banyak jika tidak mampu memiliki jumlah kambing yang memadai? Solusi alternatifnya adalah varian kambing etawa itu sendiri yakni Etawa Senduro . Kambing ini memiliki postur yang bagus dan tebal. Selain itu produksi susu betinanya dapat menyamai produksi kambing etawa lainnya. Harga dari kambing ini jauh lebih murah daripada kambing etawa kontes. Detail dari kambing ini dapat dilihat disini . Jenis ini sangat dianjurkan untuk yang peternak yang berfokus pada pedaging dan produksi susu . Kelompok ternak Etawa Jaya juga menggunakan kambing ini sebagai kambing etawa pedaging dan susu.
peternak pemula
Pemilihan kambing betina penghasil susu juga perlu diperhatikan. Sangat dianjurkan untuk memilih kambing betina yang telah beranak dua kali atau umur sekitar 2 tahun. Hal ini disebabkan pada saat itulah seekor kambing betina dapat menghasilkan susu dengan maksimal. Selain itu kedua ambing betina tersebut juga harus memiliki bentuk yang sempurna, sama besar dan tidak cacat.





Jika tujuan beternak anda untuk kontes maka yang anda utamakan adalah kualitas. Kambing etawa kelas kontes memiliki kriteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh seekor kambing sehingga layak disebut kambing etawa kontes. Semakin bagus kualitas yang dimiliki seekor kambing maka akan semakin mahal pula harga jualnya. Jika seekor indukan memiliki kualitas yang bagus maka hampir pasti anak (cempe) yang dihasilkan juga bagus. Akibatnya harga anakannya mahal juga. Sebagai informasi harga seekor anakan kambing etawa kelas kontes (umur 3 bulan) pada saat artikel ini ditulis adalah sekitar 3 jutaan rupiah. Terkadang harganya bisa melebihi jika kualitasnya super atau istimewa.
Karena adanya kriteria-kriteria kambing berkualitas yang harus diketahui seorang peternak kambing kontes, maka hal ini memerlukan waktu dan pengalaman langsung dilapangan. Karena itu beternak kambing kontes tidak dianjurkan untuk pemula. Untuk pemula sangat disarankan memulai beternak kambing etawa untuk tujuan pedaging dan susu. Hal ini juga untuk meminimalisasi kerugian besar yang mungkin didapat jika ternak tersebut mengalami penyakit atau kematian. Mengingat harga seekor kambing kontes cukup mahal, maka ada baiknya belajar beternak dengan kambing yang lebih murah (saat artikel ini ditulis harga satu kambing kontes umur 10 bulan dapat mencapai 10 juta rupiah).
Apakah beternak kambing etawa itu menguntungkan? Jawabannya tergantung pada niat dan konsistensi anda dalam beternak. Bahkan semua usaha selain beternak juga akan memiliki jawaban yang sama. Sebenarnya beternak kambing adalah jenis usaha yang paling mudah. Kenapa? Karena kambing yang anda pelihara bukan semakin murah, melainkan akan semakin mahal seiring dengan bertambah umur. Belum lagi jika kambing tersebut beranak pinak.
Lalu bagaimanakah resiko seperti penyakit dan kematian kambing? Semua usaha memiliki resiko. Bahkan jika anda menyimpan uang anda di bank. Rupiah semakin tidak ada harganya karena inflasi. Dalam beternak kambing, resiko hanya terletak pada penyakit, kemandulan atau keguguran (keluron). Semua ini memerlukan pengetahuan yang dapat dipelajari. Apakah lama untuk dipelajari? Hal ini juga relatif karena untuk mencapai karir sekarang inipun anda butuh sekolah puluhan tahun :) . Semua membutuhkan ketekunan, praktek dan mencari sumber ilmu yang tepat dari buku, internet atau peternak yang telah berpengalaman.
Harga kambing terutama etawa semakin lama bukan semakin murah. Hal ini disebabkan alasan inflasi, jumlah penduduk, religius (akikah, kurban, dll) dan manfaat susu kambing yang semakin populer di masyarakat. Satu keunggulan kambing etawa dibandingkan kambing lain adalah diekspor ke negara lain seperti Malaysia. Dengan pertumbuhan 6,7 % per tahun akan konsumsi kambing Malaysia, maka pembiakan kambing etawa nasional perlu digalakkan untuk memenuhi kebutuhan pasar global.

Archive