Cara Ternak Burung Jalak Dengan Mudah

Cara Ternak Burung Jalak Dengan Mudah - Teori teori ternak burung jalak, burung yang bisa jadi sangat menyenangkan, selain dapat menyalurkan hobi, beternak burung jalak juga dapat mendatangkan keuntungan tersendiri. burung jalak adalah burung yang suka mengeluarkan suara kicauan keras ini mudah dalam urusan pakan dan perawatannya. burung jalak merupakan burung tipe pemakan segala serangga dan makanan burung lain sehingga tidak ada kesulitan untuk memelihara burung jalak ini. burung yang sangat aktif bergerak kesana kemari ini memiliki tubuh yang panjangnya 19-25 cm. sulit sekali membedakan betina dan jantan secara fisik, namun burung jalak ini biasannya ukuran betina lebih besar daripada sang pejantan.


Cara Ternak Burung Jalak Dengan Mudah

Berikut ini merupakan alur dalam ternak burung jalan yang mudah mudahan bisa membantu anda dalam beternak. berikut ini adalah langkah-langkahnya :

  1. Memilih indukan jalak suren
    Untuk memilih calon indukan jalak suren jantan dan betina, usia yang paling ideal adalah berusia 1-2 tahun. Karena pada usia tersebut, jalak suren biasanya sudah siap kawin. Pastikan anda memilih indukan jalak suren jantan dan betina dengan benar. Dan jangan lupa untuk memilih calon indukan jalak suren yang sudah jinak dan tidak giras/liar agar proses reproduksinya lancar.
  2. Membuat kandang penangkaran
    Nah, untuk kandang penangkaran jalak suren sebenarnya tidak ada ukuran baku. Tetapi menurut master jalak suren yang sukses beternak, ukuran kandang penangkaran yang ideal adalah berukuran panjang 2 meter, lebar, 1 meter, dan tinggi kandang 2,25 meter. Atau jika lokasi dan lahan tidak memungkinkan, anda bisa membuat kandang dengan ukuran 1x1 meter2 dengan tinggi kandang 1 meter pula.Untuk konstruksi kandangnya sebagai berikut :

    Dinding kanan dan kiri dan bagian belakang bisa dari batako atau batu bata. Yang penting jangan diplester dengan semen agar kelembabannya tetap terjaga. Untuk dinding depan (pintunya) harus terbuka. Bisa ditutup dengan kawat ram.Untuk atapnya, separuh tertutup dan separuhnya terbuka. Separuh ditutup dengan asbes, sedangkan yang separuhnya lagi dengan kawat ram. Lantai kandang lebih baik tanah liat/tanah saja, tidak usah diplester. Tujuannya agar tetap lembab dan lebih cepat menyerap kotoran jalak suren. Tangkringan atau tenggeran menggunakan balok kayu persegi (bukan yang bulat) agar lebih mudah dicengkeram. Sarang bisa dibuat dari kayu atau triplek berbentuk persegi (kotak) dengan ukuran 25 x 25 x 35 cm2. Letakkan di kandang bagian atas karena sifat burung lebih senang bertelur di atas.Sediakan tempat mandi atau karamba sebagai media untuk mandi.
  3. Menjodohkan calon indukan jalak suren jantan dan betina
    Untuk penjodohan calon indukan jalak suren sebenarnya tidak berbeda jauh dengan proses menjodohkan burung kicau lainnya. Misalnya seperti burung kenari. Nah, untuk mengetahui bagaimana proses agar jalak suren jantan dan betina cepat berjodoh dan lekas kawin, anda bisa membacanya di sini.
  4. Mencukupi kebutuhan pakan indukan jalak suren
    Kebutuhan pakan utama dan pakan ekstra (EF) harus anda cukupi karena dengan asupan pakan yang cukup dan berkualitas maka akan mempercepat proses reproduksi. Sebagai pakan utamanya anda bisa memberikan voer. Sedangkan pakan ekstranya anda bisa memberi jangkrik, ulat hongkong, dan pisang kepok. Induk jalak suren betina akan bertelur 1 minggu setelah proses kawin berhasil. Selanjutnya betina akan mengerami telur sampai menetas.
  5. Merawat anakan jalak suren
    Setelah telur menetas, biasanya anakan jalak suren akan dibiarkan bersama induknya sampai umur 1 minggu atau 1 bulan. Tetapi menurut pengalaman, anakan jalak suren yang berusia 1 minggu sudah diambil dan dirawat sendiri dengan cara diloloh. Masukkan anakan jalak suren ke dalam inkubator dan pisahkan sendiri-sendiri di dadlam besek/sarang buatan. Pada bagian atas besek, ditutup dengan rotan agar anakan bisa istirahat. Untuk pelolohannya, menggunakan voer yang telah dihaluskan dan diberi sedikit air hangat agar mudah dicerna. Untuk meloloh anakan JS anda bisa menggunakan spet. Waktu meloloh adalah setiap 1 jam sekali, dan jika sudah agak besar 2 jam sekali, semakin besar 3 jam sekali, dan seterusnya sampai anakan bisa makan sendiri. Dan jika anakan JS sudah bisa makan sendiri, anda bisa memberikan jangkrik kecil 3 kali sehari masing-masing 5 ekor. Tetapi pastikan jangkrik sudah dibersihkan dari kaki-kakinya.

Macam Macam Burung Jalak

Burung Jalak Bali
Burung jalak yang satu ini tergolong hewan yang langka, penyebarannya mulai bubuhan hingga gilimanuk dengan luas penyebaran 320 kilometer persegi. bila bisa memelihara burung ini dan membudidayakannya, berarti anda telah membantu dalam pelestarian burung jalak bali yang hampir punah.

Burung Jalak Suren
Burung jalak ini bisa ditemukan di seluruh pelosok di indonesia, burung yang cocok dipelihara di dalam rumah karena memang jinak dan memiliki suara yang keras dan bervariasi ketika bertemu dengan siapapun. untuk memeliharannya juga sangat mudah, kandang burung jalak ini harus terkena sinar matahari yang cukup agar memberikan kenyamanan sehingga produktivitasnya akan terus terjaga.

Burung Jalak Putih
Burung jalak yang bentuknya mirip dengan jalak bali dengan bulu yang berwarna putih, namun di sekitar matannya berwarna kuning tanpa bulu. harga burung jalak putih ini di pasar burung sangat mahal, berkisar 800 ribu sampai dengan 2 juta rupiah. seperti jalak suren, jalak putih sebenarnya mudah dibudidayakan asalakan syarat syaratnnya minimal terpenuhi.

Burung Jalak Kerbau
Jalak ini banyak terdapat di jawa, bali, sulawesi dan beberapa kawasan asia timur. ukuran tubuhnya sedang, kurang lebih 25 cm dengan bulu abu abu tua yang hampir hitam, tunggir da ujung ekornya putih. jambulnya pendek, paruh dan kakinya berwarna kuning, sementara burung remaja berwarna agak kecoklatan.

Demikianlah beberapa jenis burung jalak dan bagaimana cara ternak burung jalak semoga bermanfaat untuk menambah wawasan anda dalam beternak burung jalak.

Archive