Memancing Kerandang di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah

Berlokasi di Kalimantan Tengah, Taman Nasional Sebangau yang luasnya mencapai 568.700 hektare ini memiliki 36 jenis ikan air tawar yang bebas untuk dipancing. Salah satunya adalah Kerandang atau Serandang (Channa pleurophthalma). Ikan karnivor yang merupakan keluarga dekat dengan ikan gabus ini suka memakan katak kecil, ikan lain yang lebih kecil (termasuk sejenisnya), bahkan mamalia kecil yang sedang tidak beruntung.
Dalam artikel kali ini, saya akan membahas pengalaman memancing ikan ini dengan tekhnik casting. Hard lure yang biasa digunakan untuk memancing ikan ini adalah froggy (umpan top water berbentuk katak) dan minnow (umpan sink berbentuk ikan kecil), namun tidak menutup penggunaan umpan lain seperti spoon atau crank lure dengan catatan gunakanlah yang ukurannya sesuai ukuran target ikan (umumnya lure berukuran 3-10cm) dan warna sesuai keadaan air. Di Taman Sebangau, lebih baik jika anda memancing menggunakan perahu tradisional yang disewakan oleh warga setempat. Dengan merogoh kocek sebesar Rp.150.000, kita sudah bisa mengakses perahu untuk mengarungi sungai cukup lama untuk memancing. Waktu yang tepat untuk memancing ikan ini adalah sekitar jam 2 sore hingga jam 6 sore. Ikan banyak berkumpul di pinggir sungai di bawah vegetasi hutan yang hijau. Piranti yang digunakan bervariasi, namun jika mengincar sensasi fight yang lebih seru, anda dapat menggunakan joran dengan kekuatan 8-14lbs.
                   

Artikel lain:

MEMANCING KERANDANG DI TAMAN NASIONAL SEBANGAU

4 SENAPAN UKLIK TERBAIK

MENGENAL BAITCASTING

MEMILIH TELESKOP UNTUK SENAPAN ANGIN

TIPS MEMANCING IKAN BETOK

TIPS MEMILIH PELLET SENAPAN ANGIN

MENGENAL FLY FISHING

PENGENALAN SURVIVAL

JENIS SENAPAN ANGIN

MEMILIH PISAU SURVIVAL

Archive