CARA MERAWAT BURUNG LOVEBIRD YANG BAIK


Cara merawat burung lovebird yang baik - Burung Lovebird banyak digemari orang karena warnanya yang menarik, mencolok dan mempunyai suara yang condong tajam dan keras. Perawatannya pun cukup mudah sehingga para pemula pecinta burung tidak akan dibikin repot untuk perawatan burung Lovebird ini. Burung Lovebird adalah tipe burung yang setia dengan pasangannya walaupun sampai mati, waaooww amazing ya sahabat, kalau saja manusia bisa meniru kesetiaan burung Lovebird ini pasti pengadilan agama sepi, hehehehehe.....Tapi kali ini saya tidak akan membahas tentang kesetiaan tapi saya akan membahas tentang bagaimana cara merawat burung lovebird yang baik. Berikut penjelasan tentang cara merawat burung lovebird yang baik.

Membuat Sangkar Burung Lovebird :

  • Siapkan kawat ram ukuran 50x50x50cm untuk bisa ditempati sepasang burung lovebird.
  • Siapkan tempat untuk sang burung bertelur yang terbuat dari kotak berbahan kayu dengan ukuran 25x20x25cm dan tenggeram.

Cara Memilih Indukan  LoveBird :

Lovebird mulai produktif sekitar umur 7 bulan ke atas. Sedang yang sudah berumur 3 tahun keatas sudah kurang produktif lagi. Untuk pembelian Lovebird sebaiknya kita ke tempat peternak yang sudah terkenal akan kualitas love bird yang dijualnya.

Memilih Bibit Jantan dan Betina dan Cara Membedakannya :

  • Banyak jenis burung lovebird di Indonesia. Contohnya: Lovebird Fisher, Mawar Lovebird, dan Leher Kuning Lovebird. Masing-masing jenis mempunyai jantan dan betina dengan bentuk yang hampir sama. 
  • Jangan tertipu jika mereka berpasangan belum tentu mereka jantan dan betina. Mungkin mereka sama-sama jantan atau betina. Jika dalam 2 minggu mereka tidak bertelur, maka mereka adalah jantan namun, jika dalam 2 minggu mereka bertelur lebih dari 6 telur, maka mereka semau adalah betina.
  • Cara yang paling mudah untuk membedakan antara love bird jantan dan love bird betina adalah dengan meneliti bagian cupit yang terletak di bawah anus LoveBird . Kemudian kita raba, apabila lancip ,rapat dan keras maka kemungkinan besar itu adalah pejantan sedangkan kalau capitnya tumpul, lebar, dan lembek maka itu adalah love bird betina.
  • Ciri yang lainnya adalah Lovebird  betina yang sedang birahi akan mengumpulkanbahan bahan sarangnya yang diselipkan dibawah sayapnya sebelum dibawa ke kotak sarangnya. kalau membedakan berdasarkan paruhnya, Lovebird kita ambil yang seumuran dan kita lihat kalau paruh dari pangkal sampai ujung cenderung meruncing maka itu lovebird Jantan tetapi kalau paruh cenderung melebar berarti lovebird betina.

Usia Produksi :

Biasanya lovebird bertelur pada usia 8 bulan. Tapi sering gagal. Untuk usia yang bagus adalah 1 tahun.

Penjodohan :

Lovebird adalah salah satu hewan setia. Mereka hanya punya 1 pasangan saja sampai mereka mati. Maka, jika ingin melakukan penjodohan, biasanya memakan waktu 3-7 hari. Buat kandang nyaman agar mereka segera memiliki ketertarikan.

Cara Penempatan  LoveBird  di Kandang :

Dua cara beternak love bird yaitu dengan Kandang koloni atau individual sepasang dalam 1 Kandang. Kelemahan dengan sistem koloni adalah kita agak susah dalam melacak garis keturunan sedangkan secara individual maka kita lebih mudah melacak garis keturunannya. Kelebihan penempatan secara individual adalah lebih memudahkan kita bereksperimen untuk menemukan varian yang baru. Penempatan Lovebird adalah di Kandang kotak kayu dengan ukuran 80cm x 40cm x 40cm.

Pengeraman :

  • Sediakan glodog tempat meletakkan telur didalam sangkar mereka.
  • Siapkan alas didalam glodog seperti ranting kecil atau tangkai daun.
  • Lovebird akan bertelur 4-6 butir dan akan mengerami setelah butir ketiga keluar

Penetasan :

  • Masa eram telur antara 21-23 hari.
  • Proses penetasan biasanya 24 jam.

Makanan Anak Burung Lovebird :

  • Anak lovebird bisa diambil setelah berumur 10-14 hari.
  • Letakkan anak lovebird pada kotak yang diberi alas kain handuk dan lampu 5 watt.
  • Pakannya adalah bubur bayi instant. Jangan terlalu panas tetapi juga jangan terlalu dingin.
  • Beri makan minimal 4 jam sekali.
  • Pemberian makan bisa menggunakan alat suntik.

  1. Faktor Keturunan
    Menurut para peneliti faktor keturunan tidaklah terlalu berperan banyak, sekitar 30 - 35% kualitas indukan bisa menjadikan kualitas yang sama pada keturunannya.
  2. Faktor Lingkungan
    Yang termasuk dalam Lingkungan ini adalah termasuk diantaranya adalah Kandang mulai dari bentuk kandang, posisi kandang, kebersihan kandang dan juga bahan kandang, akan memberikan efek kualitas Lovebird yang kita pelihara.
    Makanan adalah faktor utama yang harus menjadi patokan kita dalam perawatan lovebird kita, tentunya harus sesuai dengan beberapa artikel yang sudah banyak dishare oleh para kicau mania dimedia internet mengenai makanan lovebird (makan dalam bentuk paket yang sudah jadi, sayuran, buah buahan, dll) karena asupan gizi yang baik maka akan membuat Lovebird semakin merasa tercukupi supan makanannya.
    Lokasi, masalah lokasi yang terkadang sulit kita hindari, ada kalanya rumah kita menghadap ke barat padahal bagusnya kandang Lovebird yang sehat adalah yang bisa mendapatkan sinar matahari ketika dipagi hari.
    Cuaca, hati-hati dengan cuaca ini, karena terkadang dengan perbedaan cuaca yang tidak menentu dan pola perawatan kita yang tidak terlalu faham dapat mengakibatkan Lovebird akan mudah sakit, maka seringlah bertanya kepada ahlinya mengenai cara menangani lovebird.
    Permasteran, dalam hal pemasteran, kita dapat melakukan pemasteran terhadap lovebird muda, dengan menempelkan sangkar di dekat burung masteran. Bisa juga menggunakan CD masteran, atau mp3 player berisi rekaman suara burung-burung masteran. Lakukan secara rutin, setiap hari. Pemesteran Lovebird sejak kecil sangat berpengaruh pada besutan yang akan diikutkan kontes.

Perawatan Harian Lovebird

  • Perawatan harian untuk lovebird diawali dengan sediakan makanannya yang cukup tiap-tiap harinya, juga kandang yang bersih supaya lovebird senantiasa terhindar dari beragam jenis bakteri atau kutu. 
  • Bersihkan kandang dengan langkah menyemprotnya dengan fresh aves untuk membunuh bakteri maupun tungau yang bersarang dalam sangkarnya.
  • Pemberian sayur-sayuran layaknya kangkung, tauge serta jagung.
  • Pemberian buah-buahan layaknya apel yang telah dikupas serta dihilangkan biji-bijinya dikarenakan biji dari buah apel dikenal mempunyai racun serta dapat menyebabkan masalah kesehatan untuk burung.
  • Pemberian suplemen layaknya birdvit serta bird mineral untuk lovebird supaya senantiasa dalam situasi lincah serta tidak gampang diserang penyakit.

Archive