Tampilkan postingan dengan label Bisnis Perternakan. Tampilkan semua postingan

Cara Memelihara Kambing Dengan Baik dan Benar

Cara Memelihara Kambing Dengan Baik dan Benar
Dalam memelihara Kambing sebenarnya bukanlah hal yang sulit baik Jenis kambing Etawa, kambing Kacang atau kambing lainya semuanya hampir memerlukan perlakuan yang sama. Sebelum kita memelihara ada baiknya kita mengetahui tujuan dari pemeliharaanya dulu.

Karna Cara Pemeliharaan Kambing Perah berbeda dengan Cara Pemeliharaan Kambing yang akan di Kembangbiakan, begitu juga dengan Cara Pemeliharaan Penggemukan Kambing semuanya memiliki caranya masing-masin.

Pemeliharaan Kambing untuk di Kembangbiayakan, Pemeliharaan jenis ini biasanya dilakukan oleh kebanyakan Peternak di desa, Hal yang perlu di lakukan dalam pemeliharaanya antara lain sebagai berikut.
  1. Ukuran kandang kambing biasanya tidak memiliki ukuran yang baku, karna cara pemeliharaanya yang Koloni namun kepadatan kambing juga harus diperhatikan.
  2. Jenis Kandang yang digunakan tidak masalah bukan Kandang Panggung atau menggunakan Kandang Lantai tanah, asalkan dijaga dari Kelembaban serta jangan sampai lantainya basah karna bisa menyebabkan kambing Masuk Anggin atau terkena penyakit lainya.
  3. Memisahkan Kambing Jantan dan Betina, walau cara berternaknya Koloni Namun Harus di pisahkan antara pejantan dan betina, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  4. Perawatan saat Melahirkan, kambing harus dipisahkan jika akan melahirkan agar kambing yang melahirkan dapat kita perlakukan dnegan kusus dan Anak Kambingnya tidak Terinjak dengan teman - temanya.
  5. Masa Sapih, Untuk masa ini anak kambing yang berjenis Pejantan harus dipisah agar tidak terjadi perkawinan dini, karna perkawinan dini dapat menyebabkan bayi kambing cacat atau tidak sempurna.
  6. Pemberian Pakan, Pemberian pakan baiknya dilakukan 3 kali sehari agar kambing mencapai kualitas yang kita inginkan.
  7. Pemberian Minum, Pemberian minum diberikan secara terus menurus dengan meletakkan bak air di dalam kandang, agar kambing tidak dehidrasi atau kehausan
  8. Pengawinan, pengawinan dapat dilakukan dengan menggabunngkan sepasang kambing atau 5 kambing betina banding 1 pejantan, dan pisahkan untuk kambing-kambing yang belum layak kawin agar tidak ikut hamil.
Pemeliharaan Kambing untuk di Perah Susunya, untuk yang satu ini memerlukan perhatian serta keahlian kusus, dimana kita mesti tau kalender produksi kambing itu sendiri, kapan kambing hamil, kapan kambing dapat diperah dan kapan waktu kambing istirahat. adapun hal-hal teknis yang dapat dilakukan antara lain.
  1. Ukuran kandang Betina perekornya 100 x 120 cm, bisa di perbesar.
  2. Jenis Kandangnya Harus Panggung, karna Kambing ini harus bersih dan terjaga dari berbagai macam penyakit yang dapat berbahaya bagi pengonsumsi susunya.
  3. 1 petak kandang biasanya hanya untuk 1 betina beserta anaknya.
  4. Ketika Melahirkan, biarkan anak Kambing menyusu dengan induknya hingga susu kolostrumnya habis antara 3 - 1 minggu. Setelah itu bisa gunakan Susu Sapi sebagai penggantinya.
  5. Saat akan Memerah susu saat pagi, usahakan memisahkan induk dengan anaknya dan sebelum anaknya meminum susu dari induknya agar susu yang kita peroleh banyak, begitu juga saat sore.
  6. Kesehatan Anak Kambing adalah sangat Penting, jangan sampai karna susunya  kita Perah anak Kambngnya menderita kelaparan.
  7. Pakan Untuk kambing perah haruslah yang bergiji seperti rumpu gajah daun kaliandar, serta berikan pakan tambahan fermentasi untuk memperbanyak serta membuat kualitas susunya baik.
  8. Untuk minum juga harus selalu tersedia dikandang.
  9. Pengawinan dapat dilakukan setelah kambing berumur 3-4 bulan seetelah melahirkan.
Pemeliharaan Kambing Penggemukan, untuk yang satu ini adalh lebih memerlukan perhatian kusus. Khususnya di bagian Ransumnya, harus sempurna dan sesuai dengan kebutuhan gizinya. karna jika tidak sesuaiBobot Kambing tidak akan sesuai seperti yang kita harapkan dan kita akan mengalami kerugian.
adapun hal yang perlu dilakukan adalah.
  1. Mengkarantina kambing yang baru di beli yang datang dari luarkandang. agar Penyakit - penyakit tidak menular jika terjangkit penyakit.
  2. Mandikan Kambing dan berikan suntikan Antibiotik, Vitamin serta obatab-obatan lainya.
  3. Kandang Kambing Harus Panggung dan disekat dengan ukuran 40 x 120 cm untuk akndang kambing bisa menggunakan ukuran minimal 36 x 100 cm.
  4. Pemberian Pakan HArus sesuai Jadwal dan sesuai dengan kenbutuhan ransumnya.
  5. Pemberian MInum Harus selalu ada di kandang.
  6. Penyuntikan vitamin yang dapat membantu perkembangan juga harus teratur.
  7. dan Pemilik harus dengan teliti memeriksa kesehatan kambingnya setiap Pagi hari.
Sekian informasi yang dapat saya bagikan mengenai cara Berternak kambing, semoga dapat membantu sodara sekalian. Salam Peternak Indonesia, semoga sukses dan sejahtera.
Read more

Cara Praktis Merawat Anak Ayam Dengan Benar

Cara Praktis Merawat Anak, DOC Ayam Dengan Benar
Perawatan Anak Ayam, dibawah umur 14 hari merupakan saat paling rawan terhadap kematian. Karena Anak ayam belum sepenuhnya tahan terhadap kondisi lingkungan sekitar apalagi terhadp penyakit. Maka dari itu perawatan yang tepat akan membuat angka ketahanan hidup DOC Ayam semakin tinggi dan menekan angka kematian DOC Ayam yang akan dapat merugikan Peternak.
Pada dasarnya perawatan terhadap jenis DOC ayam sama saja apakah itu Ayam Kampung, Ayam Boiler, Ayam Petelur yang pasti jika salah penanganan pada 14 hari pertama maka untuk waktu berikutnya akan sangat buruk terhadap perkembangan DOC Ayam tersebut. dan cara perawatan DOC Ayam yang Baik dan benar adalah Sebagai berikut.

  1. Tempatkan Anak Ayam ketempat yang berupa BOX tertutup dengan diberikan alas kertas koran setidaknya 3-5 lapis, ini penting karna jika kertas koran sudah kotor atau basah dapat segera diganti agar kandang tidak lembab dan membuat Anak Ayam merasakan kedinginan.
  2. Pengaturan Sirkulasi udara, halini sangat penting untuk menjaga suhu kandang maupun untuk mengeluarkan gas-gas beracun berupa Carbondioksida maupun amonia yang keluar dari kotoran ayam yang dapat berakibat buruk untuk ayam itu sendiri. Untuk Mingu I Kandang Box kita tutup rapat, Minggu ke II Bagian atas kita buka 1/3 bagian atas, selanjutnya pada minggu ke III dibuka 2/3 dari bagian atas dan pada minggu ke IV bagian atas dapat kita buka semua.
  3. Berikan penghangatan dengan mengunakan lampu pijar. untuk umur 0-3 hari atur suhu pada 33-30 derajat celcius, untuk umur 3-6 hari suhu ditunkan pada 31-30 derajat selsius, untuk umur 7-14 suhu diturunkan pada 30-28 derajat selsius, sedangkan untuk umur 14-21 atur suhu hangat yaitu kisaran 28-26. Dan untuk umur diatas 21 hari anak ayam bisa dipindahkan dikandang yang lebih luas namun tetap diberi penghangat sampai umur 30 hari.
  4. Berikan Minum dikandang, usahakan pemberian minum dengan wadah yang benar dan jaga supaya air tidak membasahi lantai kandang BOX agar Anak ayam tidak sakit, dan Pemberian Air minum dapat dicampur kan dengan Vitamin yang dijual di pasaran.
  5. Pemberian makan dilakukan dengan cara, memberikan makan pada saat Anak Ayam merasa lapar, berikan sesering mungkin namun jangan sampai bersisa.
Sekian uraiyan yang dapat saya sampaikan semoga Artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua terimakasih.
Read more

Cara Praktis Merawat DOD Bebek yang Baru Menetas

Merawat anak bebek
Dalam penanganan anak bebek yang baru menetas atau serin di sebut DOD Bebek sagatlah perlu penanganan da perhatian ekstra, setidaknya hingga umur DOD mencapai 2 minggu. Karna jika kita salah menangani saja akan berakibat kematian.
ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan DOD Bebek mengalami kematian yaitu

Suhu Ruang Kandang yang Dingin, Menjadi faktor utama yang dapat membuat DOD Unggas mati, termasuk Anak Bebek. Tanda-tanda anak Bebek yang merasakan kedinginan adalah biasanya anak Bebek berkumpul menjadi satu dan bertumpuk-tumpuk, jika kita melihat tanda-tanda ini, segera kita harus menghangatkan ruangan kandang dengan Lampu Bohlam Pijar, yang di dekatkan ke anak Bebek atau dengan menambahkan jumlah Bohlam Lampunya.

Kandang yang Becek, karna anak Bebek suka main air, faktor satu ini bisa sanagt berbahaya karna anak bebek akan kedinginan atau mudah terjangkit penyakit, jadi kebersihan kandang harus terjaga.

Makanan Pur kususnya jangan sampai telat, minum juga penting, kalo 2 faktor ini kurang anak bebek akan mati, huduppun akan kuntet atau susah besar


Untuk Cara Praktis Penangan Anak Bebekanya bisa disimak di bawah ini,

1.  Anak Bebek berumur 0 - 7 Hari, ditempatkan di  kandang yang tertutup, bisa berupa BOX  seperti kardus yang tidak banyak berlubang. Atur suhu ruangan di kisaran 30 drajat Celcius, penghangatan dilakukan 24 jam non stop. sediakan airminum dan makanan secukupnya.

2.  Anak Bebek berumur 7 - 14 Hari, masi ditempatkan di kandang yang sama, Atur suhu 26 drajat Celcius, penghangatan dilakukan hanya dimalam hari saja. sediakan makanan yang cukup, agar gizi terpenuhi, dan sediakan minum yang cukup pula bisa ditambah dengan Vitamin. Namun perlu diperhatikan air jangan sampai membasahi lantai kandang karna bebek bisa kedinginan, ataupun terserang penyakit.

3. Anak Bebek berumur 14 - 30 Hari, pindahkan kekandang yang lebih besaran, Berikanlah penghangatan seperlunya ( jika udara dingin dan pada malam hari saja , suhu hangat saja). Pemberian makanan dan minum serta vitamin harus intensif, kara akan menentukan pertumbuhan anak bebek kedepanya, bila kurang gizi anak bebek akan kuntetan. Namun tetap diperhatikan juga lantai kandang Bebek jangan sampai becek, karna di usia segini anak bebek sudah senang bermain air di tempat minumnya.

4. Anak Bebek berumur diatas 30 Hari, pindahkan kekandang pembesaran atau bisa di umbar, difase ini kita bisa menyortir Anak Bebek untuk sesuai keperluannya, (Penggemukan, Petelor, atau di Jadikan Bibit). perawatan pun disesuaikan dengan kepentinganya. (yang pasti gizi bebek harus terpenuhi, dan jangan sampai kekurangan air).

demikian informasi yang dapat saya berikan, jika ada yang ditanyakan atau koreksi bisa berkomentar dikolom komentar terimakasih,
Read more

Cara Mengobati Kambing Sakit

Untuk Kesempatan Kali ini saya akan menShare Cara Mnegobati kambing Sakit Dengan Cara Tradisonal Ataupun dengan cara Moderen. Sebenarnya Mengobati kambing sakit bukanlah hal yng sulit hanya saja yang perlu kita lakukan adalah sabar, ulet dan teratur memberinya obat. Okeh langsung aja kita ke TKP.

Cara Mengobati Kambing Sakit


1. Mengobati Kambing Kebung,

Kambing Kmebung adalah penyakit yang sangat membunuh, dan bisa sangat berbahaya. maka dari itu ada baiknya kita mencegahnya denga cara 1. Tidak Memberi Makan Daunsingkong yang masih segar, 2. Tidak Memberi Makan Rumput yang Masih berembun, Tidak Memberimakan Rumput Segar yang Basah. Sebaiknya memberi makan kambing dengan rerumputan yang sudah melayu.

Untuk Cara Mengobatinya sebagai berikut.
1. Jika muncul tanda - tanda Kembung, Biasanya perutnya Membesar dengan tidak normal karna berisi angin, kambing meringik kesakitan, wajah merunduk dan tidak mau makan.

2. Ambil tindakan dengan memberi Obat dari toko, yang sudah banyak beredar, ( Obat Cekok). Bisa juga cekogkan Minyak Goreng, Kalau Kambing Hamil atau masih Kecil bisa menggunakan Air degan.

3.Olesi PErut kambing sebelahkiri dengan Balsem, urut dari depankebelakang sambil ditekan, agar Kambing buang gas buang air kecil, atau berak.

4.Pastikan Kambing Tetap berdiri, jika kambing tidak bisa berdiri, kita harus memaksanya, 

5. sogok pantat kambing dengan batang pepaya jika sudah parah.

cara- cara tersebut dilakukan sampai kambing buang gas, atau buang air, jika sudah maka biarkan kambing namun tetap awasi sampai 3 jam kedepan.



2. Mengobati Gudik pada kambing (scabies)

Penyakit kambing gudik pada kambing memeng bisa jadi momok dan menjadikan harga kambing sangat murah. maka kita dapat mencegahnya dengan menjaga kebersihan dan rajinmenyemprotkan obat anti kuman pada kambing atau kandang seperti (Pastak).

Cara mengobatinya ada beberapa cara diantaranya:

1. Pisahkan ambing yang gudik dengan kambing yang sehat karna penyakit gudik dapat menular.

2. Obati dengan mencampurkan Oli bekas dan Obat pastak (obat serangga) 5 : 1 pada bagian kulit yang mengalami gudikan. Lakukan Hal itu sampai Kambing Sembuh, Biasnayya setelah 1 minggu kulit gudiknya akan rontok dan ambing kembali bersih.

3. Bisa juga dengan menyuntikan Obat gudik seperti (wormmechin) dengan menyuntikannya di bawah kulit diatas daging, cara ini lebih ampuhdan cepat.



3. Mengobati Kambing Diare

Untuk mencegah penyakit diare, yaitu dengan cara menghindari makana yang terlalu basah atau yang banyak mangandung  banyak air. Jika sudah diare ada beberapa obat, 

1. Beri Makan daun jambu biji, ini akan mebantu meredakn diare

2.Memberi makan daun pisang,

3. dengan cara menyuntikan obat antibiotik pada kambing.

lakukan cara - cara diatas pasti kambing sakit Diare kita akan srgera sembuh.



4. Mengobati Kambing yang sakit mata.

Biasanya mata kambing akan memutih, dan terjadi pada kambing yang melakukan perjalanan jauh atau habis debeli dari pasar, cara mengobatinya mudah yaitu dengan cara.

1. Pisahkan dengan kambing yang lainya karna penyakit ini menular.

2. Beri obat mata (Teramizin) obat untuk mata manusia. Lakuakan 1 hari sekali secara teraturr, dengan segera kambing akan sembuh dengan cepat.


Diatas adalah beberapa cara mengobati Kambing yang sakit, semoga cara-cara diatas dapat membantu menyembuhkan Kambing sodara dengan segera dan cepat, terimakasih telah menyimak.

Read more

Cara Menetaskan Telur Ayam Dengan Mesin Penetas

Menetaskan telur ayam dengan mesin penetas bertujuan agar telur-telur lebih banyak yang ditetaskan dalam waktu yang singkat dapat memelihara ayam yang banyak.
kapasitas mesin penetas  bermacam-macam paling sedikit dapat memuat 50 butir telur dan paling banyak 400 butir telur .untuk memeaskan di pergunakan lampu minyak  atau listrik .
mesin penetas yang akan di pergunakan untuk menetaskan, di taruh di ruangan yang udaranya yang tetap tidak ada angin dan tdak terkena sinar mata hari besar ruangan seimbang dengan besarmesin
penetas ( tidak terlalu lebar dan tidak terlalu.

Ruang yang terlalu lebar menimbulkan udara di sekitarnya dingin sehingga pertukaran udara dan uap telur berkurang dan telur menjadi basah, ruang yang terlalu kecil menimbulkan pertukaran udara dan uap telur terlalu banyak sehingga mudah menjadi kering.

Udara di dalam ruang harus bersih dan cukup mengandung O2 atau zat asam udara yang panas menimbulkan pertukaran udara yang banyak sehingga persediaan air di dalam ruangan mesin penetas harus cukup bila tidak telur akan menjadi kering.
Cara mempergunakan mesin penetas yang sederhana dengan mimyak atau listrik.

Sebelum telur di masukan kedalam mesin di persiapkan :
1. ruangan di dalam mesin di panasin sampai 103 F selama 24 jam.
2. air di dalam bak ruangan di dalam mesin di isi penuh .
3. lubang udara pada mesin di tutup.,
4. tutup ini ber angsur-angsur di buka menurut kebutuhan
5. mesin harus bersih.
6. pengukur suhu di dalam mesin penetas tersedia dan keadaannya baik .
kemudian di persiapkantelur-telur ayam yang akan di tetaskan dan di pilih banyaknya yang cukup.
telur telur di taruh pada rak tempat telur di mesin penetas `
pada hari ke 1 dan 2 pintu mesin tertutup terus
a . pagi 1. meneliti suhu regurator
             2.meneliti dan memasukan telur tetas
b. sore idem
pada hari ke 3 -18
a. pagi 1.membalik telur 
            2. meneliti suhu reguratorpentilasi bak air
b.idem pagi
pada hari ke 4 - 18
a. pagi   1. mendinginkan sambil membalik telur kurang lebih 10 menit
               2. meneliti bak air suhu regurator , fentilasi 
b. sore    1. membalik telur
               2. meneliti bak air suhu regulator, fentilasi 
pada hari ke 19
a. pagi    1. mendinginkan dan membalik telur
               2. isi bak air di ganti air hangat
               3. meneliti suhu regurator , fentilasi 
b. sore    ( mesin tidak boleh di buka-buka 
               1. meneliti suhu, regurator, fentilasi
pada hari ke 20 - 21 ( mesin tertutup terus )
a. pagi meneliti suhu, regulator,fentilasi
b. sore idem pagi dan membersihkan mesin.

Read more

Cara Baik Menetaskan Telur Bebek

Cara Menetaskan Telur Bebek itu yang akan penulis uraikan disini, sebelumnya di telah di postkan juga Cara Menetaskan Telur Puyuh. Tidak jauh berbeda cara dan metode yang akan kita lakukan dalam menetaskan telur puyuh maupun Telur Bebek, untuk mengetahui cara menetaskan nya tak kanberlama-lama langsung saja kita simak.

Yang pertama kita perhatikan adalah Pemilihan Telur Bebek yang akan kita tetaskan, untuk memperoleh Telur Bebek yang baik
disarankan untuk memiliki Indukannya sendi, jadi kita dapat memastikan bahwa Telur yang akan kita tetaskan berkualitas baik. dibandingkan kita membelinya di pasar akan membuat kita kesulitan dalam memilih Telur yang Baik.

Calon Indukan yang baik memiliki ciri sebagai berikut :
  1. Bebek yang siap bertelur berumur 4-5 bulan.
  2. Jenis Bebek Rambon lebih disarankakn karna dapat di Ternakan dimana saja, baik dengan digembalakan, maupun dikandang.
Untuk Telur yang Baik Memiliki Ciri :
  1. Jangan menetaskan telur bebek yang berwarna terlalu putih atau terlalu biru (Jika telur bebek terlalu putih biasanya DOD nya kecil, jika telurnya terlalu biru biasanya susah pecah dan jika berhasil biasanya bebeknya lumpuh)
  2. Telur bebek yang ditetaskan jangan berumur lebih dari 4 hari. Telur bebek yang berumur lebih dari 4 hari biasanya kualitasnya sudah kurang bagus
  3. Telur dalam kondisi bersih.
  4. Kulitnya halus.
  5. Tebal kulitnya rata, agar saat menetas dapat serentak.
Setelah Telur Bebek yang akan di tetaskan sudah ada dan siap, kita akan mempersiapkan untuk menuju proses penetasan. Proses penetasan dapat kita lakukan dengan menggunakan Mesin Penetas Telur yang terbuat dari kayu, dimana Alat ini harus dapat menjaga suhu di dalamnya dan menjaga kelembaban-nya. untuk cara membuat Box Mesin Penetas Telur dapat dilihat disini.

Untuk apa saja yang harus dilakukan selama Telur Beber berada di dalam Mesin Penetas dapat kita simak Sebagai Berikut :
  1. Atur suhu dan kondisikan agar terjaga stabil.                                                                              Untuk umur telur 1 – 24 hari 38oC  ( 99oF – 101oF )
    Untuk umur telur 25 – 28 hari sebaiknya  di turunkan 1 s/d 2oF
  2. Mengatur kelembapan ,  yang baik dalam mesin tetas dari hari ke 1 sampai hari ke 25 yaitu antara 55% – 65% setelah hari ke 25 kelembapan sebaiknya dinaikan menjadi 75%. Pada  mesin tetas sederhana untuk mengatur kelembapan dengan cara menaruh bak / baki yang diisi air di bawah rak telur dan untuk menambah kelembapan dengan menyemrot telur dengan air secukupnya setelah itu diangin anginkan,  dilakukan setiap beberapa kali ( 2 – 3 kali ) dalam satu hari  pada saat pembalikan telur.
  3. Candling (memeriksa perkembangan telur  dengan cara meneropong telur  menggunakan cahaya lampu). 
    Pemeriksaan Pertama : Pada hari ke 4                                                                               Pemeriksaan Kedua    : Pada hari ke 10
    Pemeriksaan Ketiga    :  Pada hari ke 20,                                                                                        Telur yang kosong atau mati harus segera di singkirkan.
  4.  Menjaga Posisi telur  dan pembalikannya secara teratur, disarankan pada jam yang sama dan jangan terlalu lama membuka Box Mesin Penetas karna suhu didalamnya akan turun dan berefek kegagalan.
    Lebih Jelasnya Seperti Prosedur Dibawah ini :
      - Pada Mesin tetas sederhana biasanya sebagian penetas ada yang menempatkan telur dengan posisi tergeletak ( tiduran ) dan ada juga penetas yang menempatkan telur dalam mesin dengan posisi berdiri miring 45 derajat dengan bagian tumpul diatas.telur dan ditempatkan pada rak yang sama dari proses awal sampai akhir penetasan.
      - Pada hari ke 2 s/d hari ke 25 pembalikan telur dilakukan 3 kali sehari., telur juga perlu di angin anginkan selama 5 – 10 menit, waktu pelaksaan pembalikan telur ini dapat bersamaan dengan pembasahan ( telur disemprot air secukupnya ) biarkan pintu mesin tetas terbuka sebentar untuk mengangin -  anginkan telur.
      - Setelah hari ke 25 atau pada tiga hari terakhir menjelang penetasan sebaiknya telur tidak perlu di balik / di putar. kelembapan perlu dinaikan sedikit untuk membantu proses retaknya cangkang (pipping ).
Semoga artikel ini dapat bermanfat dan akan membatu pembaca dalam memulai Berternak Bebek.
Baca juga Cara merawat Anak Bebek yang baru menetas.
Read more

Cara Menetaskan Telur Puyuh

Dewasa ini permintaan akan konsumsi daging dan telur puyuh mulai besar, untuk memenuhi kebutuhan pasar yang besar maka kita perlu memperbanyak  burung dengan cepat namun pengekuaran kecil. Menetaskanya sendiri bisa jadi solusinya.

Ada beberapa faktor yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya kegiatan enetaskan telur puyuh salah satunya adalah keberadaan bibit unggul atau kondisi telur yang baik. Hal tersebut nantinya
akan berhubungan dengan hasil dan kualitas dari penetasan dan pembibitan burung puyuh.

Untuk memperoleh telur yahng baik, peternak burung puyuh dapat memperoleh dengan cara membeli telur ataupun membuat bibit sendiri. Namun supaya bibit yang dihasilkan nanti termasuk ke dalam kelas unggul, seorang peternak puyuh dianjurkan membuat bibit sendiri dan sebaiknya melakukan proses kawin silang dan menghindari proses kawin sedarah.

Dalam memilih Indukan burng puyuh yang baik yang akan dikawinkan, ada syarat yang harus di penuhi agar telur yang dihasilkan berpengaruh baik terhadap bibit yang akan kita ternakkan.

Syarat Induk jantan :

  1. Berumur 2,5 bulan.
  2. Berbadan tegap dan dalam kondisi sehat.
  3. Bentuk dada lebar.
  4. Bentuk kaki terbuka.
Syarat Induk betina :
  1. Berumur 4 bulan.
  2. Mempunyai berat badan sebesar 1,5 – 1,6 ons.
  3. Bulu utuh ( tidak rontok ).
Proses perkawinan akan berlangsung selama 2 minggu. Untuk meningkatkan prosentase telur yang dibuahi, perbandingan jumlah induk jantan dan induk betina yang dikawinkan adalah 1 : 3. Adapun beberapa persyaratan yang harus dimiliki oleh telur agar dapat ditetaskan dengan baik adalah : 

Sayarat Telur yang Baik :
  1. Dalam kondisi bersih.
  2. Bentuknya oval.
  3. Mempunyai berat sebesar 10 – 11 gram.
  4. Kulitnya halus.
  5. Tebal kulitnya rata.
  6. Berwarna putih dan mempunyai bintil hitam.
Selain beberapa persyaratan tersebut diatas, salah satu faktor yang dapat membuat telur dibuahi adalah dengan cara menyimpan telur didalam ruangan bersuhu 23 – 270 C.
Telur puyuh dapat ditetaskan dengan menggunakan mesin bantu penetasan.

Mesin penetasan yang bagus dan baik adalah:
  1. Mesin yang mampu menjaga kestabilan suhu dikisaran 38 – 390 C.
  2. Mesin yang mampu mendistribusikan panas secara merata.
  3. Mempunyai sistem pengatur suhu yang bekerja secara otomatis.
Dan Menetaskanya adalah :
  1. Telur yang akan ditetaskan diletakkan ke dalam tempat penampungan telur dengan bagian telur yang tumpul mengarah ke atas. 
  2. Proses pembalikan telur dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari dan pada jam yang sama agar seluruh bagian telur dapat terkena panas.
Tujuan dari dilakukannya hal ini adalah supaya embrio telur tidak melekat disalah satu sisi telur yang bisa menyebabkan telur tidak jadi menetas (mati). Telur ini akan menetas dalam kurun waktu 16 – 17 hari.

sumber ; istrigalak.wordpress.com, www.infoagrobisnis.com 

Read more