Tampilkan postingan dengan label Keluarga Muslim. Tampilkan semua postingan

Kunci Mendapatkan REJEKI


Menurut kamus besar bahasa Indonesia kata rejeki memiliki dua arti yaitu, pertakma rejeki adalah segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan( yang diberikan oleh tuhan) berupa makanan sehari-hari; nafkah. Kedua, yaitu kata rejeki berarti kata kiasan dari penghidupan, pendapatan (uang dsb yg digunakan untuk memlihara kehidupan), keuntung,kesempatan, mendapatkan makanan dsb.


KUNCI MENDAPATKAN REJEKI

Berikut ini ada beberapa perkara yang pelu diperhatikan dalam mencari rejeki dianantaranya ialah:

-Istigfar dan Taubat
Istigfar dan Taubat adalah salah satu hal yang dapat melapangkan rejeki , firman Allah dalam surat Nuh ayat 10-12 yang artinya: “Maka aku berkata (kepada mereka); Mohonlah ampun kepada tuhanmu, sungguh dia maha pengampun, niscaya dia akan menurunkan hujan lebat dari langit kepadamu, dan dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan sungai-sungai untukmu.

-Shodaqoh dijalan Allah
Rejeki yang telah Allah limpahkan kepada hambanya tidak akan pernah berkurang jika mereka menggunaka
nnya dijalan yang diridhainya, apa yang ia shadohkan akan dilipat gandakan dikemudian hari. Allah berfirman dalam surat Saba’ayat 39:
Artinya: katakanlah “sungguh, tuhan ku melapangkan rejeki dan membatasinya bagi siapa yang ia kehendaki diantara hamba-hambanya.”dan apa saja yang kamu infakan, Allah akan menggantinya dan dialah pemberi rejeki yang terbaik.

-Taqwa
Taqwa memiliki arti mentaati semua perintah Allah, mempercayai semua wahyu yang diturunkan, menerima dengan ikhlas semua rejeki yang diberikan dan percaya kepada hari akhir sebagaiman firman Allah dalm surat At-Talaq ayat  2-3;

-Hijrah
Maksud hijrah disini adalah berpindah dari tempat yang penuh kemaksiatan dan hal yang buruk berpindah ketempat yang dapat menjaga dan menyelamatkan ibadah dan agama keterangan tersebut dapat dilihat dalam surah An-Nisa ayat 100.

-Tawakal
Tawakal disini adalah melaksanakan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan menyakini bahwa Allah akan memberikan rejeki akan sampai kepada kita dengan berbagai cara sesuai dengan kehendak Allah dalam surat Hud ayat 6:
Artinya: Dan tidak satupun Makhluk bergerak (bernyawa) dibumi melainkan semuanya dijamin Allah rejekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanan. Semua tertulis dalam kitab yang nyata(Lauh Mahfudz).
Read more

Manfaat Wudhu Dalam Kehidupan dan Kesehatan

Dalam ajaran islam banyak hal-hal yang berkaitan dengan suatu ibadah yang terlihat sederhana dan mudah dilakukan namun memilki manfaat dan hasiat yang luar biasa bagi kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani, contohnya adalah Wudhu.
Wudhu adalah salah satu syariat islam. Allah SWT memerintahkan umay islam untuk membersihkan diri atau berwudhu sebelum mendirikan shalat lima waktu. (QS Al-Maidah ayat 6). Wudhu juga merupan salah satu syarat diterimanya shalat oleh Allah SWT, namun terkadang ada sebagian umat islam yang memandangnya biasa aja. “Allah tidak akan menerima shalat seseorang diantara kamu, hingga dia berwudhu.”(HR.Bukhari Muslim).
Adapun khasiat atau manfaat dari membiasakan berwudhu sebagai berikut:

Kesehatan Rohani
Rosululloh SAW, pergi hijrah ke Madinah. Saya menemui beliau dan berkata: “Wahai Rasulluloh apakah engkau mengenal saya?”. Beliau bersabda: “Ya, bukankah kamu yang datang padaku di Mekah?. Saya berkata wahai Rosululloh ajarkan kepadaku apa yang Allah Ta’ala ajarkan kepadamu.”beliau bersabda: “apabila kamu telah shalat subuh maka berhentilah dari shalat sampai matahri terbit, dan apabila matahari terbit, jangan kamu mengerjakan shalat sampai matahari naik sebab pada saat itu, matahari terbit diantara dua tanduk setan dan ketika itu orang kafir sedang sujud kepadanya. Apabila matahari itu suah terbit kira-kira satu atau dua tombak maka shalatlah karena shalat pada saat itu di saksikan dan dihadiri malaikat sampai bayangan tombak persis dibawahnya (matahari tepat diatas kepala) maka berhentilah dari shalat karena saat itu neraka jahanam sedang menyala. apabila bayangan telah condong maka sesungguhnya shalat pada saat itu disaksikan dan dihadiri Malaikat sampai Shalat Ashar. Apabila kamu telah mengerjakan shalat ashar, maka berhentilah dari shalat sampai matahari terbenam, karena shalat pada saat itu matahari terbenam diantara dua tanduk setan dan pad saat itu orang-orang kafir sedang sujud kepadanya.
Saya berkata: “Wahai Nabiyullah beritahukanlah kepadaku tentang wudhu.”beliau bersabda : “Tiada salah seorang diantara kamu yang menyiapkan wudhu’nya kemudian ia berkumur, menghirup air kedalam hidung, dan mengeluarkannya melaikan dosa-dosa mulut dan hidung keluar bersama-sama dengan air ketika ia mengeluarkan air itu; kemudian  ia membasuh muka nya sebagai mana yang diperintahkan Allah SWT melaikan dosa-dosa yanh ada dimukanya keluar bersama tetesan-tetesan air; kemudian ia membasuh tangannya sampai kedua siku sebagaimana yang yang diperintahkankan Allah ta’ala melainkan dosa-dosa kedua tanganya keluar dari ujung-ujung jarinya bersama tetesan air yang terakhir; kemudian ia mengusap sebagaiman yang diperintahkan Allah ta’ala melaikan dosa-dosa keluar dari kepalanyadari ujung rambutnya bersama mengalirnya air; kemudian ia membasuh kedua te;lapak kakinya sampai mata kaki melainkan keluar semua dosanya dari ujung-ujung jari bersama dengan air; kemudian ia memuji serta mengagungkan Allah dengan pujian yang biasa ia ucapkan kemudian ia mengerjakan shalat dua raka’at melainkan ia terhindar dari dosa-dosa seperti pada saat ia dilahirkan oleh ibunya yang tiada memiliki dosa.

Wudhu untuk mengatasi rasa takut dan cemas
Wudhu juga berkhasiat untuk menghilangkan rasa takut, cemas, atau mindeer, sebagaimana dikisahkan ketika Umar bin Al Khatab mengutus seseorang untuk sebuah keperluan kepada seseorang yang amat disegani. Maka utusan ini mengambil air wudhu dan ketika sudah berada didepan pintu orang yang hendak ditemui wajahnya sangat bersinar sehingga membuat para penjag terkesimak,”kamu sangat berwibawa.”padahal hati kecil utusan sangat ketar-ketir.apa yang bisa anda lakukan sehingga terlihat berwibawa. Utusan berkata Allah mengajarkan kepada nabi musa:
“Wahai Musa, jika kamu merasa takut kepada raja maka berwudhulah dan perintahkan kepada keluargamu untuk berwudhu karena siapa yang berwudhu ia berada dalam genggamanku terhadap yang ia takutkan”). Berarti benar apa yang yang kamu lakukan, sesungguhnya kami dihantui karena wibaawamu sehingga kami sekeluarga berwudhu sebelum membukakan pintu.

Wudhu sebelum Tidur

Rasululloh SAW bersabda: “barang siapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malikat itu akan berucap “Ya Allah ampunilah hambamu siFulan, karena ia tidur dalam keadaan selalu.”(HR ibnu Hibban dari ibnu Umar r.a)

Wudhu bagi Kesehatan
Sistem metabolisme manusia terhubung dengan jutaan saraf yang ujungnya tersebar disepanjang kulit. Guyuran air wudhu dalam konsep pengobatan modern adalah hidromassage alias pijat dengan memanfaatkan air  sebagai media penyembuhan. Membasuh area wajah misalnya misalnya, pijatan air akan memberi efek positif pada usus,ginjal, dan sistem saraf maupun reproduksi. Membasuh kaki kiri berefek positif pada kelenjat puituitari. Ditelinga terdapat titik biologis yang akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit.

Dari uraian tersebut dapat kita ambil intisarinya bahwasanya segala perintah Allah pasti akan dirasakan bagi yang melaksanalan perintahnya.wudhu dapat berkhasiat bagi kesehatan rohani yaitu kebersihan hati dari sifat-sifat yang tercela lagi kotor. Sedangkan dari segi kesehatan dapat tercegah dari berbagai penyakit. Menimbulkan percaya diri, tenang dan merendam amarah/emosi.
Read more

Faktor Tidak di Kabulkannya Doa


Doa sesungguhnya memiliki peranan penting dalm mengarungi sebuah kehidupan. MENGAPA? Karena tidak satupun benda di atas permukaan bumi ini bergerak tanpa khendak dari Allah SWT. Tanpa kita sadari bahaw sesungguhnya kekuatan doa mencapai 70% dalam andilnya dalam setiap hajat dan kesuksean yang kita dapatkan.
Pada suatu hari Sayidina Ali Karamallahu Wajhah, berkhutbah dihadpan kaum Muslimin. Ketika beliau mengakhiri kutbahnya,tiba-tiba berdirilah seseorang di tengah jamaah sambil berkata,
“ Ya Amirul Mu’minin, mengapa doa kami tidak dijabah? Padahal Allah berfirman dalam Al Qur’an, “Ud’uuni astajiblakum”(berdoalah kepada-ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu). Sayidina Ali menjawab, “Sesungguhnya hatimu telah berkhianat kepada Allah dengan delapan hal yaitu:Engkau beriman kepada Allah, mengetahui Allah, tetapi tidak melaksanakan kewajibanmu kepada-Nya Maka, tidak ada manfatnya keimanan itu.
  1. Engkau mengatakan beriman kepada Rosul-Nya, tetapi engkau menentang sunahnya dan mematikan Syariatnya. Maka, apa lagi buah dari keiman itu.
  2. Engkau membaca Al Qur’an yang diturunkan melalui Rasul-Nya, tetapi tidak kau amalkan.
  3. Engaku berkata, “ Sami’na wa athatha’na (kami mendengar dan kami patuh), tetapi kau tentang ayat-ayat-Nya.
  4. Engkau menginginkan syurga, tetapi setiap waktu melakukan hal-hal yang dapat menjauhkan mu dari syurga. Maka, mana bukti keinginan mu itu?
  5. Setiap saat engkau merasakan kenikmatan yang Allah berikan kepadamu, tetapi tetap engkau tidak mensyukurinya.
  6. Allah memerintahkanmu agar memusuhi setan seraya berkata “ Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu, Maka anggaplah ia musuh bagimu karena sesungguhnya setan-setan itu hanyalah mengajak golongan supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-menyala”.(QS AL Faathir [35] : 6). Tetapi engkau musuhi setan dan bersahabat dengannya.
  7. Engkau jadikan cacat ataun kejelekan orang lain dihadapan orang lain di depan mata, tetapi engkau sendiri yang lebih berhak di cela dari pada dia.
`
Nah bagaima doamu diterima, padhal engkau telah menutup seluruh pintu dan jalam doa tersebut. Bertaqwalah kepada Allah, Salihkan amalmu, bersihkan batinmu, dan lakukan amar ma’ruf nahi munkar. Nanti Allah akan menijabah doamu.
Read more

Wasiat Terakhir Rosululloh SAW


Ali bin Abi Thalib r.a. berkata ketika telah turun surat An-Nashr,  Rasululloh sakit dan pada hari yang kamis Rasululloh keluar dengan kepala diikat. Kemudian naik diatas mimbar dan duduk diatas mimbar dengan muka yang pucat dan air mata yang berlinang. Lalu memanggil Bilal dan menyuruhnya berseru di Madinah mengajak orang-orang supaya berkumpul untuk mendengar dan menerima nasihat dari nabbi SAW sebagai wasiat yang terakhir. 


 Maka berkumpulah seluruh penduduk Madinah kecil, besar laki-laki dan perempuan sehingga mereka meninggalkan rumah meka terbuka dan pasar kosong, serta tidak ketingalan gadis-gadis pingitan sama-sama keluar untuk mendengarkan wasiat Rasulullah SAW sehingga penuhlah masjid. Nabi SAW berkata: “Berilah kesempatan keda orang-orang yang dibelakang supaya masuk.”

Kemudian Nabi SAW berdiri sambil menangis dan mengucapkan inna ilaihi raji’un, lalu memuji syukur kepada Allah sebagaimana lazimnya dan membaca shalawat untuk semua nabi juga pada dirinya. Lalu bersabda:
“Aku Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muhthalib bin Hasyim bangsa Arab kelahiran haram Mekkah yang tiada nabi sesudahku. Hai semua manusia, diriku ini telah diberitakan akan mati, telah dekat akan meninggalkan dunia ini dan aku telah rindu kepada tuhanku, maka alangkah sedihnya meninggalkan ummatku, apakah yang mereka katakana kelak sepeninggalanku, ya Allah selamatkan, selamatkan. Hai manusia, dengarlah wasiatku, perhatikan dan ingat-ingatlah, yang hadir haarus menyampaikan kepada yang tidak hadir. Karena ini wasiatku yang terakhir kepada kamu. Hai manusia, Allah telah menerangkan kepada kamudalam kitab yang di turunkannya , apa yang halal dan yang haram, yang harus kamu lakukan dan kamu tinggalkan, maka gunakanlah yang halal, tinggalkanlah yang haram, percayalah kepada yang mustayabih, laksanakanlah yang muhkam(tegas) dan jadikan peringatanmu yang berupa contoh-contoh itu.”

Nabi SAW melihat elangit sambil berkata: “ya Allah saya telah menyampaikan maka saksikanlah. Hai manusia, awaslah kamu dari hawa nafsu yang sesat dan menyesatkan yang jauh dari tuntunan Allah dan surge. Bahkan dekat kepada neraka. Hendaklah kamu menjaga jama’ah (persatuan) dan istiqomah(tetap lurus) karena ini dekat kepada Allah dan surga, jauh dari api neraka.

Ya Allah, aku telah menyampaikan. 
Hai manusia, takutlah kepada Allah takutlah kepada Allah dalam menjaga agama dan amanat yang di amanatkan kepadamu. Takutlah  kepada Allah, takutlah kepada Allah dalam memelihara budak-budakmu. Berilah mereka makan dari apa yang kamu makan, pakaian dari apa yang kamu pakai dan janganlah memaksa mereka apa yang mereka tidak kuat, karena mereka tercipta dari daging dan darah, makhluk yang sama seperti kau, ingatlah yang aniyaya kepada mereka, maka akulah lawanya pada hari kiamat dan Allah hakimnya. Takutlah kepada Allah dalam memelihara isteri. Tepatilah mahar mereka dan jangan menganiyaya mereka niscayakamu akan diharamkan dari hasanat-hasanatmu dihari kiamat.

Ingatlah, aku telah menyampaikan. Hai manusia jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,ajarkan kepada mereka akhalak sopan santun,sebab mereka ditanganmu bagaikan tawanan dan amanat, ingatlah saya telah menyampaikan. Hai manusia patuhlah pada perintahmu dan janganlah menentang mereka meskipun dari keturunaan budak habsyi yang terpotong hidungnya, sebab yang patuh kepada amir berarti ta’at kepadaku, siapa yang taat kepadaku berarti taat kepada Allah dan siapa yang menentang berarti menentangku dan siapa yng menentang aku berarti maksiat kepada Allah.ingat jangan keluar dari mereka dan jangan memutuskan janjimu pada mereka.
Ingatlah aku telah menyampaikan. Hai manusia, hendaklah kamucinta kepada keluargaku, ahli-ahli Al Quran dan ulama-ulamamu, jangan kamu membenci atau hasud kepada mereka, jnagan kamu menghina kepada maereka,ingatlah siapa yang cinta kepada mereka berarti cinta kepadaku, dan siapa yang cint kepadaku berarti cinta kepada Allah dan siapa yang benci kepada mereka berarti benci kepadaku dan siapa yang benci kepadaku berarti benci kepada Allah.

Ingatlah aku telah menyampaikan. 
 Hai manusia, jangalah sholat lima waktu dengan menyempurnakan wudhu’. Menyempurnakan ruku’. Dan sujudnya. Hai manusia, keluarkanlah zakat hartamu, ingatlah siapa yang tidak mengeluarkan zakat, maka tidak dianggap sholatnya, tidak beragama, tidak dianggap puasa, haji dan jihadnya.
Ya Allah saya telah menyampaikan.
Hai manussia, sesungguhnya allah telah mewajibkan haji kepada orang yang kuasa melakukan perjalanannya dan siapa yang tidak meaksanakannya,boleh pilih apakah akan mati yahudi,nasrani atau majusi, kecuali jika ia berudzur penyakit yang menahannya atau raja yang dzalim. Ingatlah bahwa ia tidak akan mendapatkan syafa’atku dan tidak akan minum dari haudh(telaga)-ku.
Ya Allah saya telah menyampaikan.

Hai manusia, sesungguhnya Allah akan mengumpukan kamu pada hari kiamat di suatu lapangan dalam kedudukan yang sangat berat, mengerikan, pada hari  yang tidak berguna harta dan benda, kecuali yang menghadap kepada Allah dengan hati yang suci dari syirik.
Ingatlah, aku telah menyampaikan.

Hai manusia, jagalah lidahmu, tangiskan matamu, tundukan hatimu letihkan badanmu, berjihadlah melawan musuhmu, makmurkan masjidmu, ikhlaskan imanmu, nasihatilah teman-temanmu, berbuatlah kebaikan untuk dirimu, jagalah kemaluanmu,bersedekah dari hartamu, jangan hasud menghasud  niscayaakan hilang hasanatmu dan janganlah gibah(aib orang lain) niscaya binasa kamu.

Ingatlah, aku telah menyampaikan. Hai manusia, berusahalah kamu untuk memerdekakan budak-budakmu dan berbuat lah kebajikan untuk hari kebutuhan dan hajatmu.
Hai manusia, jangan menganiaya sebab Allah sendiri yang akan menuntut terhadap siapa yang kejam aniaya, kamu yang menanggung perhituNganmu dan kepada Allah kamu akan kembali, Allah tidak rela jika kamu berbuat maksiat.

Hai manusia, sesungguhnya siapa yang berbuat kebajikan maka untungnya untuk dirinya sendiri, begitu pula sebaliknya jika berbuat kejahatan maka di tanggung sendiri, dan tuhan tidak menganiaya terhadap hamba-hambanya. Jagalah dirimu dari hari dimana kamu dihadapkan kepada Allah, kemudian tiap orang akan dibalas ats segala amal usahanya dan mereka tidak dianiaya.
Hai manusia, sesungguhnya saya akan menghadap kepada tuhanku dan saya sudah di beri athuakan meninggal karena itu kamu aku titipkan kepada Allah yaitu agama dan amanatmu.
Wassalamualaikum hai para sahabat dan umatku. Wassalmualaikum warahmatullah wabarakatuh”.
Kemudian beliau turun dari mimbar lalu masuk rumah dan tidak keluar lagi sesudah itu. Esensi dari wasiat tersebut dapat kita kelomokan menjadi beberapa pengertian, adalah sebagai berikut:
  1. Menjaga persatuan dan suka bermusyawarah.                                                                           Dari Ali bin Zaid bin jad’ian dansa’id bin Al Musayyab r.a. dari nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda :                                                                                                                              “Pokok akal sesudah iman kepada Allah adalah pandai bergaul sengan sesame manusia dan erkasih saying terhadap mereka. Seoang tidak akan binasa(rugi) karena bermusyawarah dan seorang tidak akan beruntung dengan hanya mementingkan pendapatnya sendiri. Apabila Allah SWT menghendaki untuk membinasakan seseorang maka pertama-tama yang dirusak adalah dalam hal musyawarah.
  2. Bersikap lemah lembut`                                                                                                             Dari ‘aisyah r.a. bahwasanya Nabi SAW bersabda : “Apabila Allah Ta’alaa menghendaki kebaikan padasuatu keluarga maka Allah SWT memasukan rasa ramah kepada mereka. Dan sesungguhnya sifat ramah itu seandainya berupa makhluk niscaya manusia tidak akan melihat ada makhluk yang lebih baik dari padanaya.
  3. Jangan perturutkan hawa nafsu                                                                                                        Dari Umar ra. Bahwa Rosululloh SAW, bersabda,”barang siapa yang dapat menahan amarahnya, maka Allah SWT, menutupi keburukannya.
  4. Menjaga keluarga dari Api neraka                                                                                            “Hai orang-orang mukminin, periharalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka, yang     berbahan bakar manusia..”
  5. Ditegakannya shalat,puasa,zakat,dan menunaikan ibadah haji
  6. Setiap kebajikan dan kejahatan ada perhitungannya.
  7. Tidak menghianti Allah SWT, RosulNya, dan menjaga amanat
Dalam surat Al Anfal ayat 27-28 Allah SWT, berfirman , “ Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kamu menghianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui. Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu Adalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala besar”`
       Demikian wasiat Rosululloh, semestinya kita jadikan pedoman dalam kehidupan kita. Untuk memperoleh kehidupan yang bahagia dunia terlebih di kehidupan akherat kelak.(*)


Read more

12 Keutamaan Pencari Ilmu

Barang siapa yang ingin dikhehendaki Allah mendapatkan kebaikan sempurna, maka ia pasti di takdirkan pandai dalam masalah agama dan di beri ilham pada perilaku yang benar. Demikian hadis Rosululloh yang menggambarkan tentang pentingnnya ilmu. Dalam riwayat lain di jelaskan bahwa nabi SAW, bersabda: “Manusia yang opaling beriman dan berilmu yang jika dibutuhkan berkenan memberi manfaat.
Ilmu merupakan amal saleh yang paling utama dan ibadah yang
paling mulia dan paling utama diantara ibadah-ibadah sunah, karena ilmu termasuk jenis jihad di jalan Allah karena agama Allah Azza Waja;;a hanya akan tegak karena dua hal. Pertama karena ilmu dan penjelasan, kedua karena perang dan senjata.
Ilmu adalah cahaya yang bisa di jadikan petunjuk manusia sehingga mereka bisa keluar dari kegelapan menuju cahaya yang terang. Ilmu menjadi penyebab diangkatnya derajat orang-orang yang dikhehendaki oleh allahdari kalangan hamba-nya :”Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman diantara kalian dan dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat.”(QS.Al Mujadalah : 11).

Diantara keutamaan ilmu yang terpenting adalah sebqagai berikut:
Pertama ilmu adalah warisan para nabi, maka barang siapa yang telah mengambil ilmu maka ia telah mengambil bagian yang banyak dari warisan para nabi.
Kedua ilmu adalah abadi sedangkan harta adalah fana (akan rusak).
Ketiga pemilik ilmu tidak merasa lelah dalam menjaga ilmu. Apabiloa Allah memberimu sebuah rejeki berupa ilmu maka tempat ilmu itu adlah didlam hati yang tidak membutuhkan peti,kunci, atau yang lainnya. Dia akan terpelihara dalam hati terjaga dalam jiwa dan dalam waktu yang bersamaan diapun menjagamu karena dia akan memeliharamu dari bahaya atas izin Allah.
Keempat dengan ilmu manusia bisa menjadi para saksi atas kebenaran. Dalilnya adalah firman Allah SWT : “Allah bersaksi bahwa tiad sesembahan yang sebenarnya kecuali dia, demikian juga para malaikat dan orang-orang yang berilmu yang tegak di atas keadilan.”(QS. Ali Imran :18).
Kelima ahli ilmu termasuk salah seorang dari dua golongan ulil amri yang wajib ditaati berdasarkan perintah Allah. “Hai orang-orang yang beriman taatilah rosul dan para ulil amridiantara kalian.”(QS. An Nisa : 59). Ulilo amri disini mencakup para hakim, ulama, dan para penuntut ilmu.
Keenam ahli ilmu adalah orang yang melaksanakan perintah Allah Ta ála sampai hari kiamat.
Ketujuh  Rasululloh SAW tidak pernah memotivasi seseorang agar iri kepada orang lain  tentang suatu nikmat Allah yang di beriakan keculai dua macam nikmat yaitu: Mencari ilmu dan mengamalkannya serta yang menjadikan hartanya sebagai alat untuk memperjuangkan agama islam.
Kedelapan di terangkan dalam sebuah hadis yang dikeluarkan oleh Bukhari dan Abu Musa Al Asyáry RA dari nabi SAW , beliau bersabda : “perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah telah mengutus aku dengan membawa keduanya adalah seperti hujan yang menimpa bumi, maka diantara bumi itu ada tanah yang gembur yang menyerap air dan menumbuhkan tumbuhan dan rumput yang banyak. Ada pula tanah yang keras yang bisa menahan air, lalu Allah memberi manfaat kepada manusia dari tanah itu, mereka minum dan bercocok tanam. Hujan pun menimpa tanah yang lain yaitu Qiiáan yang tidak bisa menahan air dan tidak bisa menumbuhkan rumput. Demikianlah perumpamaan orang yang memahami agama Allah  dan bisa memberi manfaat dari apa yang Allah telah mengutusku dengan membawa ajaran ini , lalu dia mengetahui dan mengajarkannya dan perumpamaan untuk orang yang tidak mau mengangkat kepalanya untuk hal itu dan orang yang tidak mau menerima petunjuk dari Allah yang aku diutus  dengan membawa petunjuk itu.”

Kesembilan ilmu adalah jalan menuju surga sebagaimana ditunjukan oleh hadis Abu Hurairoh RA bahwa nabi SAW bersabda :”dan barang siapa yang menelusuri jalan untuk mencari ilmu maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga.

Kesepuluh diterangkan dalam sebuah hadis Muawiyah RA dia berkata : telah berkata Rasululloh SAW :’barang siapa yang dikhehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan membuat orang itu faham akan agamanya”.

Kesebelas : ilmu adalah jalan yang menerangi hidup seorang hamba, maka dia pun akan mengetahui  beribadah kepada Rab-Nya dan bagaimana cara bergaul dengan sesama hamba-Nya, maka jalan hidupnya akan selalu berada diatas ilmu dan basirah.

Kedua belas orang yang berilmu adalah cahaya yang menerangi manusia dalam urusan agama dan dunia dunia mereka..
Ketiga belas sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat ahli ilmu di Akhirat dan di dunia.


Read more