Tampilkan postingan dengan label bushcraft. Tampilkan semua postingan

tips dan cara memilih pisau survival

Saya tidak akan berkata bahwa anda harus membeli pisau mahal dari bahan yang terbaik untuk menemukan pisau survival yang baik dan cocok, 1 hal yang penting adalah menemukan pisau dengan "HARGA" yang cocok untuk anda, mengingat masih banyak alat survival yang harus dibeli sebagai seorang survivor sejati... pisau seharga Rp.50.000,00 bukan berarti pisau yang buruk dan pisau seharga Rp.900.000,00 bukan berarti pisau yang "perfect"...

berikut adalah beberapa tips untuk pisau yang murah tetapi berkualitas:

1.BAHAN PISAU
cek bahan pisau secara keseluruhan, bagian bilah pisau minimal stainless steel, dan bagian handle usahakan logam, karena lebih kuat dan distribusi berat lebih seimbang, namun tidak menutup kemungkinan untuk membeli pisau dengan handle plastik. cocok untuk anda yang mencari pisau secondary dengan harga murah dan ringan (biasanya pisau lipat).

2.JENIS PISAU
jenis pisau, ini adalah hal yang sangat krusial dalam survival, karena jenis pisau anda mempengaruhi tindakan apa saja yang dapat anda lakukan dalam "mode" survival, tentu anda tidak akan menggunakan kerambit untuk memotong kayu ukuran besar, anda akan menggunakan bowie knife atau golok (machete), bahkan sebenarnya anda tidak butuh kerambit dalam keadaan survival karena kerambit dikhususkan untuk silat, saya menyarankan anda membawa 2 jenis pisau, yaitu bowie knife, biasanya berukuran sedang-besar dengan sisi atas bergerigi (yang baik), atau golok (machete) sebagai pisau primer pengganti bowie, anda bisa menggunakannya untuk memotong kayu ukuran besar, berburu dan lain2.. untuk pisau sekunder anda sebaiknya (bahkan beberapa orang mewajibkan) membawa pocket knife atau pisau lipat (balisong tidak disarankan) untuk keperluan memotong makanan, sebagai skinner, menyerut kayu, dll.

3.KELENGKAPAN (OPTIONAL)
apa yang diberikan pisau itu, pisau yang memiliki banyak kelengkapan semacam aitor jungle king merupakan pilihan yang baik, memiliki pisau bowie primer dan pisau sekunder dan memiliki kelengkapan lain seperti ketapel, alat pancing, senter, tali paracord dan kompas. Namun bukan berarti pisau single itu tidak pantas dibeli, banyak sekali pisau single dengan harga miring namun berkualitas mantap seperti F47, browning airforce, browning 338, gerber paraframe, dll.

4.KETAJAMAN
ini bukan hal yang harus saya jelaskan secara mendetail, tentu pisau harus tajam untuk berbagai kebutuhan yang membutuhkan ketajaman seperti memotong kayu,dll.
Read more

Memilih pisau survival


Pisau adalah barang yang wajib dimiliki para pecinta outdoor karena fungsinya yang luar biasa, pisau dapat digunakan dalam berburu, memancing, bushcraft dan survival. Ketika seseorang hendak berburu, bushcraft, hiking dan camping, pisau adalah salah satu barang yang paling dibutuhkan dan tidak mungkin dilupakan. Pisau survival sendiri memiliki perbedaan dengan pisau dapur umumnya, seperti pada bentuk bilah, bahan bilah, ketebalan bilah, dan lain lain. Dengan harga yang variatif (mulai dari Rp.20.000-Rp.4.000.000) pisau survival bisa anda miliki tergantung kualitas, merk, dan lain lain. Sebenarnya anda tidak membutuhkan pisau dengan harga jutaan rupiah jika anda tidak perlu memakai pisau secara ekstrim, lalu seperti apa pisau yang baik dan cocok untuk anda? Berikut tips tipsnya:

1. KEBUTUHAN ANDA

Anda harus menyesuaikan kebutuhan anda dengan pisau yang akan anda beli, apakah anda membutuhkan pisau yang digunakan untuk pekerjaan berat seperti memotong kayu dan memotong tulang, atau anda hanya membutuhkan pisau yang digunakan untuk kebutuhan ringan seperti mengiris daging, memotong ranting atau tangkai, dan menggali tanah. Anda tidak membutuhkan pisau dengan kualitas terbaik jika tujuan anda hanyalah untuk kebutuhan ringan.

2. BAHAN BILAH

Bahan bilah yang paling standar dan paling murah adalah stainless steel, pisau dengan bahan stainless steel kelebihannya adalah tidak mengalami karatan, namun dalam hal ketajaman dan kekuatan, pisau stainless steel kurang baik. Oleh karena itu, pisau stainless steel tidak cocok untuk digunakan pada pekerjaan berat seperti memotong kayu atau tulang. Pisau stainless steel memiliki harga yang cukup

murah, mulai dari Rp.20.000 hingga Rp.400.000 anda sudah memiliki pisau yang cukup untuk digunakan pada kegiatan outdoor anda. Namun jika anda menginginkan pisau yang lebih tajam, lebih kuat dan cocok untuk digunakan untuk pekerjaan keras, pilihlah pisau dengan bahan baja atau karbon. Baja yang paling umum digunakan adalah baja per mobil atau baja D2, sayangnya, baja memiliki kelemahan cenderung lebih mudah mengalami karatan. Pisau karbon / inox stainless memiliki kualitas yang baik karena tidak mudah karat namun kuat, contoh pisau karbon adalah OPINEL.

3. JENIS PISAU

 Jenis pisau menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan pisau yang cocok untuk kebutuhan anda. Jenis pisau yang umum di Indonesia antara lain; bowie knife, golok (machete), kukri, kerambit, pisau lipat, butterfly knife, dan lain lain. Untuk kebutuhan yang keras seperti memotong kayu, anda
membutuhkan pisau dengan ukuran yang cukup besar dan tebal seperti bowie knife, machete, atau kukri. Sebenarnya bowie knife adalah pisau serbaguna, namun umumnya digunakan untuk kebutuhan memasak dan menggali tanah. Machete atau golok juga pisau yang multi fungsi, dapat digunakan untuk menggali tanah, memotong tulang, kayu keras, dan menebas hutan untuk membuka jalan. Kukri sendiri memiliki fungsi yang hampir sama dengan golok namun kukri dapat berfungsi sebagai pisau lempar yang efektif juga. Pisau dengan ukuran kecil seperti pisau lipat, balisong, dan kerambit digunakan untuk keperluan memasak seperti skinning (menguliti) dan mengiris daging, bisa juga untuk menyerut kayu, namun fungsi utamanya adalah sebagai alat self defense.

4. FITUR PISAU

Fitur pisau adalah kelengkapan yang ada pada pisau, seperti adanya gergaji pada bagian atas bilah, adanya bagian serrated pada bilah, bahkan gagang bilah yang memiliki tempat khusus untuk
Read more